Kamis, 11 Januari 2024

Senkom dan 20 Relawan Dapat Penghargaan dari PJ Bupati Karanganyar atas Keberhasilan Kerja Bakti di Dusun Kutan


Karanganyar - Pada tanggal 9-11 Januari 2024 lalu, Karanganyar menyaksikan momen luar biasa di Dusun Kutan RT 01 RW 06 Desa Tunggulrejo. Anggota Senkom dan 20 relawan mendapatkan Penghargaan dari Plt. Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi S.Sos., M.Si., sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan Kerja Bakti yang luar biasa di wilayah tersebut.


Acara pemberian penghargaan berlangsung pada Kamis (1/1/2024) dalam acara "Penyampaian Jaminan Hidup (JADUP) dan Apresiasi kepada Relawan Penanggulangan Bencana Darurat Tanah Longsor" di Dusun Kutan RT 01 RW 06 Desa Tunggulrejo, Kecamatan Jumantono, Karanganyar. Timotius Suryadi S.Sos., M.Si., secara penuh dedikasi, menyampaikan Piagam Penghargaan kepada para penerima.


Tanah longsor di Dusun Kutan menyebabkan akses bagi 4 kepala keluarga dengan total 15 jiwa terputus pada 6 Januari 2024. Selain menimbulkan kendala akses bagi warga, longsor juga merusak tembok dapur rumah milik Wagimin.


Hendro Prayitno, Kalakhar BPBD Karanganyar, menjelaskan bahwa penanganan darurat melibatkan pembangunan talud dengan menggunakan Dana Tidak Terduga (DTT) sejak Senin (29/1/2024). Dana yang dialokasikan untuk penanganan darurat ini mencapai total Rp 210 juta.


"Hari ini sudah sekitar 20 persen yang terealisasi, dan diharapkan pada 19 Februari 2024, pembangunan talud dapat mencapai 100 persen. Kami sudah berkoordinasi dengan kepala desa, karena ini bersifat darurat. Setelah tahap darurat selesai, pemdes akan menyelesaikan penyempurnaan menggunakan dana desa," ungkap Hendro saat dihubungi oleh awak media.


Hendro juga mengungkapkan apresiasinya kepada relawan yang berkontribusi dalam membersihkan material longsor, sambil berterima kasih kepada Baznas dan PMI yang telah membantu dengan logistik selama proses pembersihan.


Pj Bupati Karanganyar, Timotius Suryadi, menegaskan bahwa kajian teknis untuk penanganan darurat talud telah dilakukan oleh DPUPR. Ia mengingatkan bahwa Dana Tidak Terduga hanya dapat digunakan untuk penanganan yang bersifat tanggap darurat dan meminta agar pelaksanaannya diawasi untuk memastikan keawetan hasil pembangunan.


Sutaryo, Ketua Bidang Penanggulangan Bencana dan SAR Senkom Kabupaten Karanganyar, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan BPBD atas perhatian yang diberikan. "Hari ini diadakan acara Penyampaian Jaminan (JADUP) untuk warga yang terdampak talud longsor, di mana 4 kepala keluarga dan 15 jiwa yang terdampak masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 630 ribu. Semoga ke depannya, peran relawan semakin diapresiasi oleh pemerintah Kabupaten," pungkasnya. (ghoni)

GALERI FOTO PENGURUS PUSAT

.